• [email protected]
  • Jl. Sultan Malikussaleh No.Km. 220, Cot Gapu, Kec. Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Aceh 24261, Indonesia

Struktur Organisasi Disnasker

Struktur organisasi Disnaker Kabupaten Bireuen disusun untuk memastikan setiap urusan ketenagakerjaan dapat dikelola secara terarah, profesional, dan sesuai regulasi. Setiap bagian memiliki tugas dan tanggung jawab yang saling terhubung, sehingga seluruh proses pelayanan publik—mulai dari pelatihan kerja, pengawasan perusahaan, hingga penyelesaian perselisihan—dapat berjalan efektif. Walaupun setiap daerah bisa memiliki sedikit perbedaan, secara umum struktur organisasi Disnaker mengikuti pola yang sama.

Di posisi teratas terdapat Kepala Dinas, yang bertanggung jawab mengatur arah kebijakan, mengoordinasikan seluruh bidang, serta memastikan seluruh program ketenagakerjaan berjalan sesuai aturan. Kepala Dinas juga menjadi pengambil keputusan strategis terkait hubungan industrial, penempatan tenaga kerja, hingga program pelatihan daerah.

Kepala Dinas dibantu oleh Sekretaris Dinas, yang mengelola bagian internal seperti perencanaan, keuangan, administrasi, dokumentasi, hingga penyusunan laporan kegiatan. Sekretaris memastikan operasional Disnaker berjalan lancar dan tertib secara administratif.

Pada tingkat pelaksanaan program, struktur Disnaker biasanya terdiri dari beberapa bidang utama. Yang pertama adalah Bidang Pelatihan dan Produktivitas Kerja, yang mengelola balai latihan kerja, menyusun program pelatihan, melakukan sertifikasi kompetensi, dan meningkatkan keterampilan tenaga kerja. Bidang ini juga bekerja sama dengan industri agar pelatihan sesuai kebutuhan pasar kerja.

Bidang kedua adalah Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja. Bidang ini menangani pembuatan kartu AK/I, informasi lowongan kerja, bursa kerja, penyaluran tenaga kerja, hingga program migrasi tenaga kerja. Tujuannya adalah menghubungkan pencari kerja dengan perusahaan serta memperluas peluang kerja di daerah.

Berikutnya ada Bidang Hubungan Industrial, yang berfokus pada penyelesaian perselisihan antara pekerja dan perusahaan. Bidang ini menangani pengaduan, mediasi, pembuatan perjanjian kerja bersama, pendaftaran peraturan perusahaan, hingga menjaga harmonisasi hubungan kerja. Bidang inilah yang biasanya menjadi rujukan ketika ada masalah gaji, PHK, atau konflik kerja.

Lalu terdapat Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan, yang bertugas melakukan pemeriksaan perusahaan, memastikan kepatuhan terhadap aturan jam kerja, upah, K3, jaminan sosial, serta perlindungan tenaga kerja. Pengawas di bidang ini bertindak sebagai penegak aturan ketenagakerjaan di lapangan.

Beberapa daerah juga memiliki tambahan seperti Bidang K3, Bidang Pengembangan Ketenagakerjaan, atau Bidang Tenaga Kerja Asing, tergantung kebutuhan dan volume kegiatan. Selain itu, terdapat UPT Balai Latihan Kerja yang berada di bawah koordinasi Disnaker dan berfokus pada pelatihan teknis serta peningkatan kompetensi.

Dengan struktur organisasi yang jelas, Disnaker mampu menjalankan fungsinya secara lebih efektif. Setiap bidang saling mendukung untuk memberikan layanan ketenagakerjaan yang cepat, transparan, dan sesuai standar. Jika kamu mau, aku bisa bikinkan versi tabel, versi yang lebih panjang, atau versi mapping untuk ditempel di website Disnaker.